Senin, 08 April 2019

Apa itu Plastisol Menurut Konveksi Sidoarjo?

Tidak ada komentar :
Vido Garment - Kali ini kami akan mengupas apa itu plastisol. Belakangan ini, plastisol menjadi trend di kalangan sabloners maupun konveksi. Banyak pembeli ingin memakai sablon plastisol meski terkadang pembeli tidak tahu plastisol itu apa. 
Nah untuk memperjelas, Konveksi Sidoarjo akan menjelaskan tentang Plastisol. Plastisol adalah tinta sablon layaknya rubber (tinta sablon). 
Plastisol memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh varian tinta sablon lainnya yaitu sifat yang Bandel (tidak mudah kering di screen) dan sangat cocok untuk di aplikasikan untuk design yang detail berupa dot dot kecil serta raster kecil. Kok bisa tinta plastisol ga gampang kering? Pasti dari kalian para pembaca ada yang penasaran? Karena tinta plastisol berbahan dasar PVC sehingga tinta plastisol tidak akan kering apabila tidak dikeringkan dengan energi panas. Konveksi Kaos Sidoarjo melayani dengan kualitas terbaik untuk anda.
Layaknya setiap produk, Plastisol sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan tinta plastisol ialah memiliki daya tutup tinta yang bagus, daya rekat tinta yang kuat, tinta tidak akan mampet di cetakan, bisa cetak hd dan penyimpanan tinta yang relatif mudah (ditutup tidak kering)
Nah lalu apa sih kelemahan tinta plastisol? Sablon Kaos sidoarjo berupaya mengurangi kelemahan Plastisol. Hasil sablon tinta plastisol tidak sehalus waterbase, kurang cocok untuk proses heat transfer, susah dikeringkan (apabila pengeriman alami dengan seinar matahari). Pengeringan membutuhkan daya listrik yang besar, dan kain yang digunakan harus tahan panas. Umumnya kain yang digunakan harus berbahan katun (tahan panas) bukan kain sintetik (yang tidak tahan panas) karena dapat meleleh 
Penggunaan screen mesh oleh tinta plastisol sangat fleksibel. Karena tinta plastisol dapat mencetak sablon design block (T36-T61) dan design Raster (T77-T120) hal ini disesuaikan dengan selera dan design yang sabloners kerjakan. Konveksi Murah Sidoarjo hadir memenuhi sesuai kebutuhan anda
Untuk finishing, sudah pasti sabloners harus menggunakan alat yang memiliki daya panas tinggi seperti: hotgun, alat press, atau oven. Apapun yang dipakai tidak masalah yang terpinting adalah panasnya cukup mengeringkan tinta plastisol. 
Terakhir, hasil cuci tinta plastisol relatif lebih kuat dibanding hasil sablon dari tinta waterbase. 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar